Kamis, 15 Desember 2011

Wartawan Jepang

cerita..... khayalan
judul...... Wartawan Jepang
oleh....... ian oncom

     Proklamasi telah di deklarasikan oleh bung karno pd tgl 17 agustus 1945. wartawan jepang adalah wartawan yg menulis berita tentang perihal keburukan tentara jepang misalnya pemerkosaan terhadap wanita-2 indonesia, pd masa itu di sebut jugon yanfu,,Jugun ianfu merupakan wanita yang dipaksa untuk menjadi pemuas kebutuhan seksual tentara Jepang yang ada di Indonesia,,Para perempuan Indonesia biasanya direkrut menjadi jugun ianfu berdasarkan paksaan (diambil begitu saja di jalan atau bahkan di rumah mereka), diiming-imingi untuk sekolah ke luar negeri, atau akan dijadikan pemain sandiwara,,Sampai saat ini, para mantan jugun ianfu masih merasakan trauma psikologis dan gangguan fungsi fisik akibat pengalaman pahit yang pernah mereka alami. Belum lagi masyarakat yang tidak memperoleh informasi dengan benar, justru menganggap mereka sebagai wanita penghibur,,
Mardiyem tak bisa melupakan perkosaan pertamanya karena sangat menyakitkan. Apalagi ia belum mengalami menstruasi. Pertama kali ia diperkosa pria brewokan, pembantu dokter yang memeriksa kesehatannya di Telawang. Hari pertama Mardiyem dipaksa melayani 6 laki-laki padahal ia sedang mengalami pendarahan hebat.
Para jugun ianfu itu harus siap melayani hasrat seks para tamu. Selain untuk melayani militer Jepang, sebagian perempuan itu sengaja didatangkan untuk melayani pejabat tertinggi Jepang misalnya untuk Borneo Meisinbu, Kepala Kempeitai, Kepala Bank Tokyo, untuk Direktur-direktur perusahaan besar seperti Mitsubishi Kabushiki Kaisha, Toyo Menka Kabushiki Kaisha, Borneo Simboen, dan sebagainya.
dan tindasan-2 terhadap rakyat karna wartawan jepang ini terlalu berani memberitakan ke jadian di indonesia ke dunia internasional hakirnya dia di cari tentara jepang.
    Sebelum itu ia selalu mengambil gambar dan menulis tentang jogja,borobudur,prambanan ketika ia berada di borobudur ia berkenalan dengan seorang wanita jogja.
     Ketika tentara mencari hanya wanita jogja lah yg dia kenal,dan di sanalah ia bersembunyi, di rumah wanita jogja..... setelah aman dari kejaran tentara jepang, ia belum aman dari ayah wanita jogja... ayah wanita jogja tidak mau ada orang asing apa lg dia buronan tentara jepang ayah wanita jogja marah dan mengusir wartawan jepang.... wanita jogja itu lalu berbicara kepada ayahnya,bahwa dia di cari oleh tentara jepang karna dia telah membela bangsa kita,kalau orang jepang ini di usir dari rumah ini, saya akan ikut dng orang jepang ini,bentak wanita jogja kepada ayah'nya.... dengan terpaksa ayah wanita jogja memberikan ijin untuk tinggal karna wanita jogja adalah keluarga satu-2nya setelah ia bercerai dengan istrinya orang bali dan sekarang isrinya tinggal di sana merawat ibunya yg sudah usia.
    Berbulan-bulan wartawan jepang tinggal di rumah wanita jogja,, wartawan jepang menaroh hati kepada wanita jogja dengan memberanikan diri ia melamar wanita jogja.... 2 th sudah pernikahan mereka,akhirnya wartawan jepang mempunyai seorang anak laki-laki berumur sekitar 1th lebih.... untuk membiayai hidup wartawan jepang mulai menulis lg tentang keindahan kota jogja dan kebudayaannya,dan salah satunya borobudur..... setelah pulang bekerja wartawan jepang selalu menyempatkan diri mengajak jalan anak'nya wartawan kecil.
    Satu tahun kemudian wanita jogja mendapat kabar bawah ibunya sakit di bali setelah ijin dari ayahnya wanita jogja,wartawan jepang,wartawan kecil pun akhirnya pergi ke bali setelah sampai di sana kedatangan wanita jogja adalah obat yg mujarab tidak lama beberapa hari ibunya mulai sembuh..... wartawan jepang dan wartawan kecil pergi berjalan-jalan melihat keindahan bali dan dia terkagum melihat keindahan pulau di mana para dewata beristirahat... ia pun mulai menulis tentang ke indahan pulau dewata...... wartawan jepang mendapat berita gembira bawah istrinya telah hamil lg 4bulan berita gembira itu tidak berlangsung lama ketika ayahnya wanita jogja di kabarkan sakit keras akhirnya sekeluarga pun kembali ke jogja.... seperti biasa wartawan jepang setelah pulang bekerja selalu berfoto dengan wartawan kecil,hasil foto wartawan jepang selalu di simpan di tas kerja yang selalu di bawah kemana pun ia pergi.. karna terkadang ada momen bagus atau indah yang tak mau ia lewatkan.
    Pada tanggal 6 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan BOM di Hiroshima, Jepang, bom atom pertama dalam sejarah terhadap manusia. Dalam beberapa detik, Kota-kota banyak yang hancur,Diperkirakan bahwa lebih dari 2 jam pertama, di Hiroshima, bom yang membunuh lebih dari 120.000 orang dalam populasi 450.000 jiwa,menyebabkan 70.000 lainnya luka-luka dan hampir menghancurkan kota secara keseluruhan.
    Setelah mendengar kabar bawah jepang di bom atom amerika, bung karno dan kawan-kawan tidak membuang kesempatan bagus seperti ini untuk memproklamasika ke bebasan sebagai negara merdeka
    Setelah proklamasi penjajah akhirnya di usir dari tanah air..... waktu itu hari libur wartawan jepang membawah wartawan kecil berjalan-jalan ke pusat kota jogja,di karnahkan habis gajian wartwan jepang membelikan wartawan kecil mainan dan susu hamil untuk istrinya dan belanjaan bulanan keperluan sehari-hari wartawan jepang agak kerepotan membawah belanjaan. wartawan kecil asik dengan mainan barunyanya tiba-tiba bunyi senjata mulai terdengar dimana-mana usir penjajah... usir penjajah ... wartawan jepang memegang erat wartawan kecil lalu berlalu ke tempat yang aman tetapi tentara terlalu banyak ahkirnya wartawan jepang dan wartawan kecil di bawah ke dalam truk tentara..... wartawan jepang selalu menjelaskan bawah saya punya istri di sini yang sedang hamil namun alasan itu tidak menyurutkan para tentara untuk memulangkan ke negara asalnya...... akhirnya wartawan jepang dan wartawan kecil di berangkatkan negara jepang.......
     20 th telah berlalu wartawan jepang mempunyai sebuah surat kabar di jepang yang di kelolah oleh wartawan kecil,,wartawan kecil tidak mungkin ingat saat dia di indonesia dan di bawah ke jepang karnakan usiaanya baru 2th,wartawan jepang tidak pernah bercerita bawah ia mempunyai seorang ibu di indonesia yg sedang hamil yg mungkin sekarang sudah dewasa.
    Wartawan jepang sekarang sudah mempunyai istri lg orang jepang dan mempunyai seorang anak perempuan, sebut saja dia adik wartawan kecil.wartawan kecil mempunyai sifat seperti wartawan jepang berani sehingga usaha surat kabarnya maju pesat.
     Wartawan jepang ketika di usir oleh tentara dia masih membawah tas kerjanya,foto wartawan kecil saat di indonesia seperti di jogja,borobudur,prambanan,bali,ia simpan dalam kotak kayu di tempat yang aman supaya wartawan kecil tidak melihatnya.
     Adik wartawan kecil sangat sayang dengan wartawan kecil,wartawan kecil selalu menulis tentang ketidak adilan dan kemanusian lainnya,ketika itu wartawan kecil sedang di rumah menulis... wartawan jepang dgn istrinya dan anak perempuanya sedang berbelanja membeli kebutuhan bulanan. ballpoin  yang di gunakan wartawan kecil tidak bisa di gunakan wartawan kecil mencari di sekitar meja tamu tidak ia temukan akhirnya ia menuju kamar wartawan jepang terlihat di meja kerja banyak ballpoin/pulpen tetapi pandangannya tertujuh ke tas usang di atas lemari,tas itu tinggi di atas tumpukan-tumpukan tas lainnya rasa penasarannya tidak bisa di hentikan walau jangkauan tas itu terlalu sulit,tas usang itu mempunyai daya tarik terlalu kuat,membuat rasa penasaran wartawan kecil untuk melihatnya,dengan susah payah tas itu sekarang di tangannya,wartawan kecil membukanya... di dalam tas kecil terdapat kotak ukiran, dari kayu... wartawan kecil membuka kotak terdapat foto-foto saat ia masih kecil bersama wartawan jepang, ia melihat fotonya dengan seorang wanita yang mengendongnya di depan rumah,wajah wanita tersebut sangat menunjukan kasih sayang terhadap wartawan kecil.
    Bel rumah berbunyi wartawan jepang pulang sehabis berbelanja ketika ia masuk kerumah tampak sepi, istrinya beranjak kedapur membawah belanjaan,wartawan jepang menuju ke kamarnya, di lihatnya kamarnya berantakan dan di sana ada wartawan kecil yg sedang melihat foto yg selama ini ia simpan dengan rapi,wartawan kecil mulai bertanya lalu wartawan jepang mengajak wartawan kecil ke ruang keluarga,istri dan anak perempuannya di kumpulkan di ruang keluarga.
    Wartawan jepang menjelaskan semua masa lalunya kepada wartawan kecil,istrinya,anak perempuanya..... setelah mendengarkan kisah wartawan jepang,akhirnya wartawan kecil memutuskan untuk mencari ibunya dan adiknya ke INDONESIA.... seminggu sudah wartawan kecil menyiapkan keberangkatanya ke INDONESIA.... adik wartawan kecil membantu persiapannya... wartawan kecil di antar keluarganya sampai bandara.... wartawan jepang menyarankan setelah sampai di jakarta kamu beristirahat dahulu di hotel sebelum keberangkatan ke jogja.... wartawan kecil hanya membawah foto-foto semasa kecilnya di INDONESIA... wartawan jepang sudah tidak ingat lg tempat tingal dulu saat di INDONESIA... tetapi itu tidak menyurutkan niat wartawan kecil untuk mencari ibunya dan adiknya di INDONESIA........ AKAN KAH WARTAWAN KECIL MENEMUKAN IBUNYA DAN ADIKNYA HANYA DENGAN MEMBAWAH FOTO.....
JAKARTA
    Setibanya di bandara sukarno-hatta wartawan kecil menuju taksi... hotel... wartawan kecil memerintahkan sopir taksi.... jakarta adalah ibu kota indonesia di mana ibunya wanita jogja tingggal, bersama adiknya..... yg sekarang wartawan kecil cari,setelah sampai di hotel... wartawan kecil mandi.. setelah itu keluar kembali untuk mencari makan dan melihat-lihat kota jakarta... setelah mendapat get/penerjemah wartawan kecil pergi ke cafe untuk minum santai... sambil mencari tau tentang jogja.... di mana ibunya tinggal, malam berlalu wartawan kecil terlenah akan suasanah malam jakarta.... dengan setengah mabuk wartawan kecil memerintahkan get/atau penerjemah,kembali ke hotel,siap mister.... dengan keadaan mabuk wartawan kecil diantar ke kamar hotel oleh get/penerjemah.
     Ke esokan harinya wartawan kecil... terkejut di karnakan kamarnya berantakan.... sebuah leptop,telpon genggam,dan uang tunai,dompet raib.... untungnya masih ada satu barang yg tersisah yaitu jam tangan.... di karnakan saat mabok wartawan kecil tertidur telungkup jam tangannya di bawah perut.... wartawan kecil melaporkan kejadian yg telah terjadi pagi itu,get/penerjemah sudah tidak terlihat batang hidungnya dengan jam tangan itu wartawan kecil membayar hotel.... dengan sisa uang yg masih cukup lumayan... di karnah jam itu terbuat dari emas.... wartawan kecil masih bisa mendapatkan sebuah tiket tujuhan jogja..... dengan kejadian itu tidak membuat hati wartawan kecil berhenti untuk mencari ibunya wanita jogja.
JOGJA
    Bandara sukarno-hatta menuju bandara adisutjipto jogja,hari masih terang matahari pun masih menunjukan kekuatanya... wartawan kecil pun akhirnya sampai di jogja.... taksi teriak wartawan kecil... bisa antarkan saya ketempat ini, sambil menunjukan foto saat dia kecil bersama wartawan jepang.... mrs hooo ini prambanan.... kalau yg ini bali... dan yg ini malioboro.... dan satu lagi borobudur.... kalau semua di daerah sekitar sini mrs.... selain foto ini mrs.... supir taksi menunjukan foto daerah bali.... kamu bisa antar saya untuk berkeliling besok pagi,kamu jemput saya di hotel.... siap mrs....
    Ke esokanya wartawan kecil bangun lebih pagi untuk mempersiapkan keperluannya...... setelah mandi, sarapan... tidak begituh lama supir taksi sudah datang menumuinya.... pagi mrs...sopir taksi menunjuk foto  borobudur, sebaiknya kita pergi kesaini dulu mrs... perjalanan pagi itu adalah sejarah bagi wartawan kecil karna dia tidak hanya melihat foto saja keindahan borobudur... tetapi ia lihat langsung... tidak begituh lama perjalanan mereka sampai tempat tujuan borobudur.... wartawan kecil takjub akan keindahan borobudur.... dia terus mencari posisi dia bersama wartawan jepang.... sekitar 30th lalu.... akhirnya wartawan kecil pun menemukanya... ia berdiri cukup lama di mana ia berdua bersama berfoto.... mrs... teriak supir taksi, sebaiknya kita lanjutkan pencarian mrs... prambanaan.... candi ini tidak kalah indah di mana roro jongrang di jadikan pelengkap... candi keseribu... oleh raden bandung bondowoso.
    Pencarian rumah tempat wartawan kecil tingga dahulul... sangat lah sulit di karnah kan bangunan sudah banyak berubah.... dengan hanya mengandalkan sebuah foto itu sangat lah sulit.... pencarian rumah hari itu gagal... pancarian hari demi hari tidak menyurutkan hati seorang anak untuk berjuang mancari sosok seorang ibu.
    Keesokan harinya sopir taksi mendatangi wartawan kecil.... mrs... saya tau tempat ini ada teman memberi tau kan di mana rumah ini berada.... tidak terlalu lama berfikir waratawan kecil, ayo kita menujuh kesana.... setelah sesampainya di sana wartawan kecil terkejut di karna kan posisi rumah sudah tidak berpenghuni lg.
    Wartawan kecil banyak menanyakan sesuatu ke pada tetangganya.... tetangganya bercerita... setelah kepergian wartawan jepang dan wartawan kecil. ayah wanita jogja meninggal.... di karna kan keuangan wanita jogja membawah anak perempuannya.... ke bali kerumah ibunya,wanita jogja..... sekarang beliau tinggal di sana mrs... Bali jawab tetangga ibunya tercinta.

BALI
      Bandara adisutjipto menuju bandara ngurahrai bali.... bali adalah pulau dewata di mana para dewa bersantai..... keuang wartawan kecil sudah tidak memungkin kan lg.... dng terpaksa ia harus mencari tempat kost,dan pekerjaan.... setelah ia mendapat kost... sisa uang wartawan keci hanya seratus ribu.... ke esokanya hanya dengan membawah sebotol minuman... wartawan kecil mencari pekerjaan di restoran.... jepang.akhirnya wartawan kecil mendapat pekerjaan di restoran jepang..... dengan sisa uang yang ada wartawan kecil berbelanja.... makanan.... sebelum berangkat kerja wartawan kecil membawah sebuah roti... untuk makan siangnya.... wartawan kecil berkenalan... seorang gadis cantik... yg cukup passe/lancar bahasa jepang.... dalam keadaan sulit wanita ini selalu membantu wartawan kecil...... setengah bulan sudah wartawan kecil bekerja dengan memberanikan diri,wartawan kecil mengajukan pinjamanan/bon untuk menghubungi keluarganya di jepang..... dengan nada marah menejer itu memberikan teguran.... karyawan baru di sini sudah mau pinjam uang.... tidak ada.... obrolan itu tanpa sengaja terdengar oleh wanita sebut saja wanita bali sahabatnya yg passe/lancar berbahasa jepang..... akhirnya wanita bali menghampiri... wartawan kecil.... dan akan membantu untuk menghubungi adiknya di jepang.... wanita bali dan wartawan kecil setelah pulang kerja bergegas ke wartel... interlokal... ke jepang, wartawan kecil menghubungi adiknya.... lalu adiknya yg berada di jepang menannyakan ke beradaan wartawan kecil di indonesia..... lalu wartawan kecil menceritakan.... saat ini ia membutuhkan uang untuk mencari orang tuanya dan bertahan hidup..... di karna kan wartawan kecil tidak mempunyai rekening akhirnya menggunakan.... rekening wanita bali.
     Tidak begituh lama uang kiriman dari adiknya yg berada di jepang sudah masuk ke rekening wanita bali.... setelah uangnya di ambil wartawan kecil... ingin membalas sekedar membelikan sesuatu.... setelah berbelanja wartawan kecil mengantarkan wanita bali pulang ke rumahnya.
     Setelah sampai di rumah wartawan kecil di perkenalkan dengan ibunya wanita bali..... wartawan kecil sungguh bahagia selama ini yg ia cari sekarang berada di depan mata.... wartawan kecil memeluknya dengan erat.... wanita bali dengan ibunya bingung..... lalu wartawan kecil menjelaskan.... lalu ibunya menangis terharu..... suasana saat itu sangat memiluhkan pertemuan antara anak dan orang tua yg di pisahkan karna kejadian pd saat itu..... wanita bali adalah adik wartawan kecil.... wanita bali mandapat pelajaran bahasa jepang oleh ibunya.... wanita jogja...... keinginan wanita bali untuk mencari orang tuanya wartawan jepang dan kakaknya wartawan kecil.... pernah akan di lakukan wanita bali tapi di larang wanita jogja..... di karnah takut akan kehilangan lg...cukup sekali merasa kehilangan..... orang yg di cinta... dan tidak mau terulang lagi............. by.ian oncom

Pemain ; 1.wartawan jepang 2. wartawan kecil 3.wanita jogja 4.wanita bali 5.orang tua wanita jogja 6.wanita jepang 7.adik wartawan jepang

thank you buat yg udah baca cerita gue......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar